5 Kalimat Pantang Dikatakan pada Wanita

WANITA punya daftar hal-hal tertentu yang tidak ingin didengarnya. Masing-masing wanita tentu berbeda, tinggal bagaimana Anda mengenalinya lebih dalam.

Berikut lima kalimat yang sebaiknya tidak Anda katakan pada wanita, seperti dilansir dari Allwomenstalk.

“Apa yang kamu pakai?”

Jika wanita tidak merasa nyaman mengenakan sesuatu, ia pasti akan memakainya. Saat keluar rumah dan seseorang mengkritik penampilannya, ia pasti sebal. Setiap wanita punya selera tersendiri soal style. Orang lain boleh menilai penampilannya, tapi tentu cara penyampaian yang santun dan berniat untuk membuat penampilannya menjadi lebih baik, bukan karena takut tersaingi.

Hal negatif tentang teman dekat

Wanita tidak suka mendengar komentar negatif tentang teman-teman dekatnya. Jelas, ada perbedaan antara menyatakan yang sudah jelas dengan yang benar-benar masih kabar burung.

Pria cenderung terbuka saat mengomentari satu sama lain, bahkan terkadang dilakukannya dengan cara bercanda. Namun wanita punya pandangan berbeda. Wanita akan tersinggung ketika seseorang mulai bicara kejelekan teman-temannya.

Jangan membanggakan mantan pacar

Kalau Anda cukup bahagia berkencan dengan seorang wanita, maka jangan menyebutkan kenangan selama bersama mantan kekasih Anda.

“Kamu masih lapar setelah menghabiskan semuanya?”

Terkadang, komentar ini hanya sebuah pernyataan dan bukan bermakna secara harfiah. Namun setidaknya, wanita senang ngemil seperti untuk menghilangkan bad mood. Kalau ia tidak pernah mengatakan kapan Anda harus berhenti makan, mengapa Anda melakukannya?. Dan kalau ia bahagia dengan apa yang dimakannya, who cares?

Jangan pernah mencoba menjelaskan tindakan seorang wanita dengan “Pasti karena kamu mau haid”

Di satu sisi, Anda mengerti apa yang sedang dirasakannya, tapi di sisi lain, Anda seperti menyepelekan tindakannya. Memang, sebagian wanita memiliki perubahan suasana hati yang dipicu oleh PMS (pre-menstrual syndrome), tetapi tidak semua. Anda tak bisa menjadikan itu sebagai alasan untuk mengabaikan tindakannya. Ia butuh perlakuan lebih dari Anda untuk bisa meredam mood negatifnya. (Okezone.com)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s