RAUT SANG CINTA

kalimat cinta

Kilas hitam menoreh perih
Membebat, meretas kemilau jiwa dlm kelam
Memasung langkah diketerbataan byng
Melukis pekat nyanyian elegi seraut jiwa
Dan dikedalaman hati kian mengerang, dlm kelukaan
Terbaring lunglai diantara sendi2 nurani yg kian rapuh

Tiada tersisa byang kemegahan silam
Potret kebanggaan diripun akhirnya tanggal
Berserakan dlm serpihan2 kecil tak berwujud
Jiwa luruh dlm pelukan kedukaan panjang
Menggenggenggam erat raut kebiruan wajah sang cinta

Sesungguhnya cinta itu kebahagiaan atau penderitaan ??
Sedang kemilau indahnya begitu rapat bergaung diseluruh sudut
Memancarkan bias2 warna laksana pelangi
Namun mengapa dalam pelukanku hanya tersisa dua warna ??
HITAM dan HITAM

Tiada terbangkit lg angan yg pernah ada
Tiada ternyalakan lagi bara yg pernah berkobar
Hilang dan sirna seusai badai mendamparkan jiwa

Hitam jalan jalanku, hitam rasaku
Pekat tatap pandangku, kelam seluruh sendi2 rasaku
Cinta terlukis bagai mata pedang tajam sang algojo kematian

From : Tony

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s