Airmata Patah Hati

Cinta berserakan,
membusuk dalam tempat sampah
seperti sari berry yang terkelupas kulit dan kau hisap sedikit
sisanya hitam membusuk

Cinta bukan hal yg mahal,
ku lihat diboborkan seribu tigapun jadi
Terlalu banyak bidadari atau yang kau kira bidadari

Mahluk yang seharusnya di surga berkeliaran,
menyapamu menggetarkanmu
sebenarnya lebih mirip setan bertopeng tuhan

Cinta merapuh, hanya sisa-sisa dari hukum alam
cerita qais mendamba laila hanya cerita,
dongeng terpangkas olehku olehmu

Cinta berduka,
rasa yang tak perlu diagung-agungkan,
tapi laut terlalu dalam oleh airmata patah hati

Alunan gagak masih merdu,
jangan beranjak dari pangkuanku wahai cintaku

(puisi by Salma Ranea Naomi)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s