Sebait Rona Hidupku

Kalimat2cinta.wordpress

Kau pergi tanpa kesan..
Kau tinggalkan aku tanpa kenangan..
Ku tunggu sapamu, tiada ku dapati..
Ku tunggu hadirmu, tiada ku jumpai..

Letih jiwa menunggu waktu tak pasti..
Angan masih setia bersemedi dalam khayal..
Selalu berharap kejelasan imajiku..

Dalam penantian teriring doa..
Berharap anganku nyata..
Bunga ditaman hati seketika bermekar..
Namun bersegera layu taktala tersiram buliran kata pada selembar undangan..

Dan kini telah ku temukan jawab dari sang waktu..
Penantianku berakhir percuma..
Kau telah tentukan jalan hidupmu..
Kau memisahkan jerat tangan dipersimpangan jalan..

Kini ku harus pilih jalanku..
Perlahan melanjutkan hidupku..
Menghapusmu dari ingatanku..

Barisan doa terucap dihari bahagiamu..
Semoga alunan nada indah kehidupan menyelimutimu bersama pilihan orang tuamu..
Bibir tersungging melihat kau bersipu malu disanggasana raja ratu sehari..
Sungguh tiada kusadari..
Kelopak mata terpejam menahan derasnya rintik jeritan hati..

from : PTKC (Pujangga Tercipta Karna Cinta)

Kangen

perih saat ku ingat dirimu
kini kau diam dan acuh padaku
tanpa ku tau salahku
tanpa ku tau dosaku

kmana dirimu yg dahulu
yg sayangi aku dan tak berlalu
kini kau diam membisu
sama sekali tak menganggap keberadaanku

aku pun terdiam
perlahan melayang
terjatuh dan kembali harus menelan
sgala perih yg tak tertahankan

ceritakan padaku
janganlah kau diam membisu
taukah kau diriku kan slalu
menunggu sgala penjelasan darimu

aku rindu hadirmu
aku rindu wajahmu
aku rindu senyummu
aku rindu tawamu
aku rindu suaramu
aku rindu belaianmu
aku rindu marahmu
aku rindu perhatianmu
aku rindu pelukanmu
aku rindu kata sayangmu
aku rindu akan sgala yg ada didirimu

aku menunggu jawab atas segala tanyaku
berharap kau datang dan temui aku
aku kan setia menunggu
karena ku sayang kamu..

Saputra Wijaya ARie

Secarik Rindu

Mampukah tangan ini melukis langit
Dengan tinta pelangi dari rasaku
Menggambar dengan ruas-ruas jemari rindu
Pada kanvas hati dari seraut wajahmu

Terurai jelas pada bait yang kutuang
Secawan rinduku pada engkau seorang
Segugus harapku pada dambaan kasih yang tersayang

Lihatlah pada setianya sang bayang
Yang tak melapuk dari waktu ke waktu
Adanya diriku pun, seperti itu
Masih disini dengan segenggam cinta dari relung kalbu

Tiara Qalbu – Adindha